Berita 16 : Hacker mengklaim telah mencuri data kartu kredit PSN

Minimnya situs berita Open Source berbahasa Indonesia, membuat penulis tergerak untuk mencantumkan kolom berita di blog ini. Berita akan diambil dari berbagai sumber di Internet, diterjemahkan ke Bahasa Indonesia agar bisa menjangkau lebih banyak pihak. Seperti ruang tanya jawab yang mencapai 4 artikel baru setiap harinya, berita-berita juga insya Allah akan diupdate secara harian di blog ini. Berita-berita hanya akan dimuat di KATEGORI BERITA dan selalu dibuat menempel di bagian paling atas Blog ini. Semoga menjadi sumbangsih kecil bagi dunia Open Source di Indonesia. Selamat menikmati. Artikel asli Berbahasa Inggris dapat dilihat dengan mengklik pranala nama domain di tiap awal artikel

Hacker mengklaim telah mencuri data kartu kredit PSN

news.cnet.com – Peneliti keamanan mengatakan para hacker mengklaim telah memiliki informasi kartu kredit yang dicuri dari PlayStationNetwork Sony minggu lalu, dan sedang mencoba menjual informasi tersebut secara underground di forum-forum internet. Tapi kebenaran klaim tersebut tidak dapat dikonfirmasi.

Sony memperingatkan kepada lebih dari 70 juta pelanggannya pada hari kamis yang lalu bahwa informasi pribadi mereka – termasuk nama-nama pelanggan, alamat, alamat email, tanggal lahir, username dan password jaringan yang digunakan untuk online – telah diambil secara ilegal oleh “unauthorized person”. Sony merespon penyusupan, yang diperkirakan terjadi antara 17 – 19 April, dengan menonaktifkan untuk sementara PSN dan Qriocity, yang merupakan layanan pendaftaran musik mereka, dan mengkontrak lembaga security untuk menyelidiki penyusupan ke dalam jaringan mereka tersebut.

“Walaupun tidak ada bukti saat ini bahwa data kartu kredit tercuri, kami tidak dapat mengetahui pasti kemungkinannya”, tulis juru bicara perusahaan pada hari Kamis. Sony mengatakan dalam FAQ yang dipublikasikan, seluruh data kartu kredit dienskripsi dan belum ada bukti bahwa data tersebut ikut dicuri.

Tapi, seorang pakar keamanan dari Trend Micro, Kevin Stevens mengatakan di twiter hari ini, dia telah melihat beberapa perbincangan di forum online yang menunjukkan bahwa hacker menawarkan penjualan database angka kartu kredit 2,2 juta pelanggan Sony yang dicuri lewat penyerangan PSN.

“Sony sebaiknya menawarkan kesempatan untuk membeli kembali database tersebut, tetapi tidak mereka lakukan”, tutur Steven. “Saya sendiri belum melihat database tersebut, jadi saya tidak bisa memverifikasi apakah berita itu benar adanya atau tidak.”

Terjemah Bebas oleh Pengelola Blog http://tanyarezaervani.wordpress.com

Klik Disini untuk Info Lebih Lanjut

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*